Rapid Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang Bus

oleh -13 views
Bus terminal harjamukti
MASI H RAMAI: Para penumpang bus di Terminal Harjamukti Kota Cirebon tetap ramai. Foto Okri Riyana /Radar Cirebon

CIREBON – Pemberlakuan rapid test antigen terhadap penumpang kereta api tidak memberikan pengaruh terhadap penambahan jumlah penumpang bus di Terminal Harjamukti. Baik bus antarkota antarprovinsi (AKAP) atau antarkota dalam provinsi (AKDP).

Rapid test antigen tidak memberikan pengaruh terhadap jumlah penumpang di terminal kami,” ujar Kepala Terminal Harjamukti, Komarudin kepada Radar Cirebon kemarin.

Komarudin menambahkan, data pada tanggal 1-5 Januari 2021 menyebut, sudah ada 905 penumpang yang datang ke terminal Tipe A tersebut. Itu untuk bus AKAP dan AKDP. Sementara kendaraan yang datang dan berangkat, jumlahnya antara 79 hingga 89 per hari. Lalu, total keberangkatan penumpang 5 hari kemarin adalah 1.584. “Ya, lebih banyak dibanding jumlah kedatangan,” ujarnya.

Seperti diketahui, sejak 22 Desember 2020, PT KAI mewajibkan seluruh pelanggan kereta api jarak jauh di Pulau Jawa untuk menunjukkan dokumen atau surat hasil rapid test antigen yang negatif. Dokumen itu sebagai syarat untuk naik kereta api.

Vice Presiden PT KAI Daop III Cirebon, Wisnu Pramudyo mengatakan, PT KAI mematuhi seluruh aturan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 melalui moda transportasi kereta api. Pelanggan KA jarak jauh di Pulau Jawa diharuskan menunjukkan surat keterangan hasil rapid test antigen negatif Covid-19. Berlaku selambat-lambatnya tiga hari sebelum tanggal keberangkatan (H-3) atau swab test PCR dengan hasil negatif paling lambat 14 hari sebelum keberangkatan (H-14). Adapun syarat-syarat tersebut tidak diwajibkan untuk pelanggan KA jarak jauh dengan usia di bawah 12 tahun.

PT KAI juga menyediakan layanan rapid test antigen di stasiun Cirebon Kejaksan dan Cirebon Prujakan dengan harga Rp105.000. Layanan itu tersedia melalui sinergi BUMN dengan Rajawali Nusantara Indonesia Grup. (ade)

OKRI RIYANA / RADAR CIREBON

Pemberlakuan rapid test antigen terhadap penumpang kereta api tidak memberikan pengaruh terhadap penambahan jumlah penumpang bus di Terminal Harjamukti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *