Pesan Ridwan Kamil ke DKM: Solat Tarawih Berjama’ah Kapasitas Harus 50 Persen

oleh -63 views
TETAP BERIBADAH: Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat melaksanakan salat tarawih perdana bulan Ramadan 1442 hijriah di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Senin (12/4). FOTO. HUMAS JABAR FOR RADAR CIREBON
TETAP BERIBADAH: Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat melaksanakan salat tarawih perdana bulan Ramadan 1442 hijriah di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Senin (12/4). FOTO. HUMAS JABAR FOR RADAR CIREBON

Radarcirebon.com, KOTAWALI – Pemerintah melalui Kementerian Agama sudah mengumumkan, bahwa awal Ramadan 1442 H jatuh pada Selasa (13/4). Oleh karena itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melaksanakan salat tarawih perdana di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Senin (12/4).

Salat tarawih berjama’ah tersebut menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Selain pembatasan, yakni 50 persen dari kapasitas masjid, jemaah disiplin memakai masker dan membawa sejadah masing-masing.

Masyarakat pun terlihat antusias melaksanakan salat tarawih berjemaah. Pada pukul 18:30 WIB, masyarakat sudah datang ke masjid. Jaga jarak pun diterapkan dengan baik.

“Untuk menjaga diri kita dan jemaah, jadi mohon maskernya tetap digunakan, menjaga jarak, dan titip ke DKM manapun agar kapasitas harus 50 persen,” kata Ridwan Kamil saat memberikan sambutan.

Dia mengatakan, kendati Ramadan tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, masyarakat harus tetap produktif dan beribadah dengan aman serta nyaman.

“Pandemi ini mengajarkan kita agar tidak boleh patah dan kalah. Tetap melaksanakan apa saja, tapi jauhi kemudaratan dengan menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

Pria yang biasa disapa Kang Emil ini mengajak umat Islam untuk menjadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum melatih kesabaran, berlomba-lomba dalam kebaikan dan meningkatkan ibadah, baik di masjid maupun di rumah.

“Kami ingin bulan Ramadan ini menjadi momentum memperkuat kesabaran, kebaikan, ibadah dan menolong fakir miskin,” tuturnya.

Pria berkacamata ini berpesan kepada pengurus masjid untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan saat menyediakan takjil. Jika itu dilakukan, musafir tetap terbantu dan penularan Covid-19 dapat dicegah. Ia pun berharap kemenangan di bulan suci ini dapat diraih semua umat muslim.

“Titip agar tradisi takjil diatur, tetap ada. Tapi dengan proses yang baik sehingga kita bisa tetap menolong para musafir,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kang Emil melaporkan kepada masyarakat bahwa vaksinasi Covid-19 di Jabar sejauh ini berjalan lancar.

“Dalam sebulan ini juga sudah tidak ada zona merah, maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak produktif,” tuturnya.

“Mohon izin berikutnya saya akan berkeliling salat tarawih berjemaah ke daerah menyapa warga muslim Jabar,” pungkasnya. (rls/radar cirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


  • Notice: Undefined offset: 0 in /home/radarcirebon.com/html/wp-includes/class-wp-query.php on line 3377

  • Notice: Undefined offset: 0 in /home/radarcirebon.com/html/wp-includes/class-wp-query.php on line 3377

  • Notice: Undefined offset: 0 in /home/radarcirebon.com/html/wp-includes/class-wp-query.php on line 3377

  • Notice: Undefined offset: 0 in /home/radarcirebon.com/html/wp-includes/class-wp-query.php on line 3377

No More Posts Available.

No more pages to load.