Kunci Sukses Utama Pembangunan, Wagub Uu: Persatuan dan Kesatuan

oleh -20 views
BERSATU: Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dalam Safari Ramadan 1442 Hijriah di Masjid Jami Al-Ikhlas, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Jumat (16/4). FOTO. BIRO ADPIM JABAR FOR RADAR CIREBON
BERSATU: Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dalam Safari Ramadan 1442 Hijriah di Masjid Jami Al-Ikhlas, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Jumat (16/4). FOTO. BIRO ADPIM JABAR FOR RADAR CIREBON

Radarcirebon.com, KOTAWALI  – Bulan suci Ramadan 1442 H, menjadi momentum bagi masyarakat Jawa Barat untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan.

“Saya minta kepada seluruh masyarakat, mari kita tingkatkan ukhuwah islamiah (persaudaraan umat islam), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan bangsa) dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan umat manusia) di antara kita,” kata Wakil Gubernur Jawa Barat,  Uu Ruzhanul Ulum, dalam Safari Ramadan 1442 Hijriah di Masjid Jami Al-Ikhlas, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Jumat (16/4).

Pihaknya beralasan, bahwa persatuan dan kesatuan merupakan kunci utama pembangunan. “Kunci utama dalam sukses pembangunan adalah persatuan,” imbuhnya.

Jika persatuan dan kesatuan masyarakat terbangun dengan kokoh, dirinya optimistis pembangunan di Jawa Barat, baik pembangunan infrastruktur maupun noninfrastruktur, akan berjalan optimal.

“Yang namanya pembangunan perlu daya, perlu kekuatan. Di samping kekuatan materi atau ekonomi, juga ada kekuatan yang sangat dahsyat, yaitu kekuatan persatuan dan kesatuan,” ucapnya.

Baca juga: Pesan Ridwan Kamil ke DKM: Solat Tarawih Berjama’ah Kapasitas Harus 50 Persen

Pak Uu-sapaan akrab Wakil Gubernur Jawa Barat-mengungkapkan, untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan, masyarakat harus melihat kembali perjuangan para pahlawan kemerdekaan.

“Ingat, Bung Karno bilang ‘Jas Merah’, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Bangsa yang hebat adalah bangsa yang menghargai para pahlawan negaranya,” ungkapnya.

Selain Jas Merah, Pak Uu juga menambahkan adanya ‘Jas Hijau’ yang berarti ‘Jangan sekali-kali menghilangkan jasa para ulama’. Ia menilai, para ulama turut berjasa dalam kemerdekaan Indonesia.

“Tapi kelompok para kiai dan ulama pun ada ‘Jas Hijau’, artinya jangan sekali-kali hilangkan jasa ulama, karena jasa ulama sampai hari ini tidak berakhir, tetap berkarya,” ucapnya.

“Oleh karena itu saya berharap kepada masyarakat, dalam momentum Ramadan ini untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan,” imbuhnya.

Dalam Safari Ramadan kali ini, Pak Uu menyerahkan bantuan santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jabar kepada santri salafiyah berupa buku tilawah Al-Qur’an dan uang tunai, serta santunan untuk anak dhuafa/yatim berupa peralatan sekolah dan uang tunai. (rls/radar cirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


  • Notice: Undefined offset: 0 in /home/radarcirebon.com/html/wp-includes/class-wp-query.php on line 3377

  • Notice: Undefined offset: 0 in /home/radarcirebon.com/html/wp-includes/class-wp-query.php on line 3377

  • Notice: Undefined offset: 0 in /home/radarcirebon.com/html/wp-includes/class-wp-query.php on line 3377

  • Notice: Undefined offset: 0 in /home/radarcirebon.com/html/wp-includes/class-wp-query.php on line 3377

No More Posts Available.

No more pages to load.