10 Malam Terakhir Ramadan, Berikut Agenda di Masjid At-Taqwa Cirebon

oleh -295 views
MENGEJAR KEMULIAAN: Para jamaah Masjid At-Taqwa Kota Cirebon sedang mengikuti kegiatan itikaf dan qiyamullail pada 10 hari terakhir Ramadan 1442 H, kemarin (4/5). FOTO : JERRELL ZEFANYA T/ZETIZEN RADAR CIREBON
MENGEJAR KEMULIAAN: Para jamaah Masjid At-Taqwa Kota Cirebon sedang mengikuti kegiatan itikaf dan qiyamullail pada 10 hari terakhir Ramadan 1442 H, kemarin (4/5). FOTO : JERRELL ZEFANYA T/ZETIZEN RADAR CIREBON

Radarcirebon.com, KOTAWALI – Amalan 10 hari di akhir Ramadan menjadi sesuatu yang paling diistimewakan oleh masyarakat muslim dunia.

Hal tersebut didasarkan kepada Nabi Muhammad SAW yang menjadikan 10 hari terakhir sebagai fase pembebasan api neraka.

Kemudian, hal ini juga yang terjadi di Masjid At-Taqwa,  Kota Cirebon. Di masjid ini, diadakan serangkaian kegiatan yang dimulai tanggal 3 Mei 2021 hingga hari menjelang Idul Fitri.

Ketua Panitia Ramadan di Masjid At-Taqwa, Ade Saputra mengungkapkan, untuk ramadan tahun ini diadakan iktikaf dan qiyamulail.

Kegiatan ini rutin diadakan setiap harinya mulai pukul 00.30 WIB hingga 03.00 WIB hingga 12 Mei 2021 dengan topik yang berbeda.

Namun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini hanya diisi oleh pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At-Taqwa dikarenakan kondisi.

“Kegiatan di At-Taqwa selama sepuluh hari terakhir adalah iktikaf dan qiyamullail yang diadakan setiap hari dari jam setengah satu hingga jam tiga subuh,”ujar Ade, Selasa (4/5).

Dalam kegiatan rutin tersebut diisi dengan tausiyah atau ceramah dari pengurus DKM selama 30 menit. Kemudian dilanjutkan dengan Salat Tasbih dan zikir Wirdul Fatih (Al-Bahjah).

Setelah itu, dilaksanakan salat tahajud dan para jamaah diberikan makanan sahur sebagai persiapan berpuasa.

Hal yang unik, terjadi perbedaan ketersediaan sahur di setiap harinya. Untuk malam ganjil, panitia menyediakan 150 porsi sahur.

Kemudian, untuk malam genap disiapkan 100 porsi nasi. Perbedaan tersebut karena kebanyakan orang mengejar kemuliaan pada malam ganjil untuk mendapatkan lailatul qadar di 10 hari terakhir Ramadan. Malam tersebut hanya menjadi rahasia dari Allah SWT.

“Kita menyediakan sahur setiap malam ganjil berbeda dengan malam genap. Karena kebanyakaan jamaah mengejar pada saat malam ganjil yang dipercaya akan ada malam lailatul qadar,” imbuhnya.

Kegiatan ini juga sudah menjadi rutinitas tahunan dari Masjid At-Taqwa. Kemudian, para panitia juga sudah mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari jam 12 dini hari. Seperti, menunjukkan tempat wudhu kepada jamaah dari luar kota dan membenahi sandal dari jamaah.

Antusiasme pun mulai terlihat dari masyarakat yang rela menginap di Masjid At-Taqwa untuk mengejar kemuliaan tersebut.

Hal ini juga didukung oleh DKM yang membuka masjid lebar-lebar selama 24 jam. Sehingga, memudahkan para jamaah untuk bisa bermalam di serambi ataupun lantai dua masjid At-Taqwa.

Panitia mengharapkan kepada seluruh masyarakat yang akan mengikuti kegiatan di Masjid At-Taqwa agar terus memperhatikan protokol kesehatan yang sesuai dengan anjuran dari pemerintah.

“Panitia mengharapkan masyarakat bisa mematuhi protokol yang ada. Sehingga, saling bekerjasama agar semuanya aman, tertib, dan nyaman dalam menjalankan ibadah suci ini,” tutupnya. (jerrell/radarcirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.